Cara merumuskan USP

Pelanggan membeli dari kita, karena kita satu-satunya yang mampu memberikan…….? Kalimat ini bisa membantu kita untuk menemukan apa sesungguhnya alasan pelanggan membeli dari kita bukan dari kompetitor. Tetapi benar, memang tidak semudah itu . Lalu bagaimana cara merumuskan USP (Unique Selling Proposition)?

Pada beberapa sesi coaching biasanya digambarkan seperti berikut.

usp

Hal yang paling penting pasti tetap apa yang dibutuhkan pelanggan kita.

Berikut adalah cara merumuskan USP :

Catat Semua Data

tentang yang diinginkan pelanggan kita, semakin banyak data semakin mudah kita merumuskan strategi.

Yang kedua, coba lakukan

Benchmarking

ke kompetitor kita, hal apa yang diinginkan pelanggan bisa disediakan oleh kompetitor lebih dari yang kita sanggup berikan.  Catat semua datanya!

Berikutnya adalah hal apa yang mampu kita berikan untuk pelanggan lebih baik dari yang kompetitor lakukan. Tentu saja catat kembali. Mengapa harus dicatat? Sederhana saja jika tidak dicatat kita pasti akan lupa dan dengan dicatat kita dapat menganalisa dengan mudah  strategi apa yang akan kita gunakan.

Jika semua data sudah didapat tugas berikutnya adalah

Memperkuat Strategi

yang sudah ada dan menambah strategi lain. Ingat strategi lain yang perlu kita pikirkan adalah lebih banyak yang dibutuhkan atau diinginkan pelanggan, bukan hanya sekedar berkompetisi dengan kompetitor di hal yang justru tidak dipedulikan oleh pelanggan.

Masih ingat beberapa tahun lalu Indosat dan XL melakukan perang tarif?

Terkadang tarif 0,1 / detik ataupun 0,000000….1 / detik tidak terlalu penting untuk diadu jika layanan lain seperti  kualitas signal (ketika itu) tidak terlalu baik jika dibandingkan Telkomsel. Jadi agar lebih efektif pastikan USP yang kita tonjolkan adalah hal yang dibutuhkan atau diinginkan konsumen.

Artikel lainnya